Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Tips Tentang Golf Equipment

Sekarang saatnya bagi Anda untuk mempertimbangkan golf tips berikut yang melibatkan pemeriksaan pada kualitas peralatan Anda.
Jika Anda berencana untuk memilih golfclubs digunakan sebagai alat pemula, meneliti sebelum membeli adalah suatu keharusan.The clubheads, poros, dan grip yang Golfclub bagian yang harus melewati pemeriksaan terlebih dahulu sebelum mendarat tempat yang layak di kabinet peralatan golf.Tip lain golf sangat baik yang akan membuat Anda melalui permainan adalah memastikan bahwa set golfclubs digunakan Anda minati telah mengatur konsistensi.Hal ini juga akan banyak membantu jika Anda cek dulu harga klub baru vs digunakan.
Tip golf bagi pegolf yang berencana untuk regrip klub nya: Berhati-hatilah.Hal ini karena grips adalah pada titik kontak hanya satu dapat mengakses untuk mempengaruhi tembakan.Sebelum melaksanakan regripping, mengetahui cengkeraman inti dari klub dan ukuran genggaman tangan Anda.Untuk menentukan ukuran pegangan inti Anda, mengukur diameter gagang poros Anda akan kembali-grip.Diameter poros itu harus sesuai diameter inti pegangan itu.Dalam menentukan pegangan tangan Anda, grips ukuran yang tersedia adalah biasa, mid-size, kebesaran dan jumbo.Gunakan hanya bahan kembali mencengkeram terbaik yang akan memberikan kinerja yang optimal bagi klub golf Anda.
Tip lain golf atau saran adalah bahwa menggunakan klub tdk pas akan menjadi kendala bagi keberhasilan Anda bermain golf.Seorang pegolf harus mempertimbangkan jenis tubuhnya dalam memilih peralatan yang terbaik-pas untuk mendukung dan memberikan backswings nya efisien.Terlalu sudut curam dalam melaksanakan backswings dapat dihindari jika seseorang memilih peralatan yang pas sempurna tersedia.
pas Golfclub Custom membuat pilihan yang lebih baik daripada hanya membeli klub golf yang baru.Mendapatkan golfclubs pas adat adalah tip golf yang diterjemahkan ke dalam sebuah investasi yang sangat layak.Keunikan setiap orang tersebut diberikan untuk kebutuhan ini cara membeli klub golf yang baru.Sebuah pas kustom menghasilkan golfclubs yang secara khusus sesuai dengan ketinggian, kekuatan, karakteristik dan kecepatan ayunan clubhead dari pegolf.
Jenis poros klub juga membantu dalam memprediksi apakah Anda akan berbuat baik dalam permainan atau Anda tidak akan.Ada pilihan antara klub poros baja dan poros klub grafit buatan.Tip golf ini bertujuan untuk membuat Anda menyadari jenis poros Golfclub akan menguntungkan permainan Anda.Pengamatan mengatakan bahwa poros baja klub lebih disukai oleh pegolf profesional sementara poros grafit menjadi lebih populer dengan perempuan, pemain senior dan pemula.Steel shaft yang lebih murah dari shaft grafit sekalipun.
Satu lagi golf tip yang bisa membantu Anda adalah bahwa klub golf yang harus isi utama tas Anda harus sesuai dengan tingkat keahlian Anda.Karena berbagai tingkat keterampilan berbagai kebutuhan klub golf, tidak akan bijaksana untuk hanya menggunakan atau membawa klub golf yang hanya berbaring sekitar.Dan, jangan pernah lupa tentang beban maksimum Golfclub tas Anda diperbolehkan untuk memegang.Anda hanya bisa membawa 14 klub golf di tas Anda.Tidak ada lagi.Tidak kurang.Selain dari kontemplasi level keterampilan, penguasaan Anda dari Golfclub tertentu dan Anda menjadi nyaman dengan menggunakannya juga harus dipertimbangkan dalam menentukan mana Golfclub untuk memukul.
Sebuah kombinasi yang baik dari gerakan yang benar dan pilihan yang baik dari peralatan yang lebih baik akan mempersenjatai Anda untuk menjadi pegolf terbaik yang pernah bisa.
golf Cinta? ingin menembak seperti pro klik di bawah ini untuk mempelajari bagaimana ahli golf Jack Moorehouse telah membantu lebih dari 100.000 pegolf bermain di seluruh dunia yang lebih baik, apapun tingkat keahlian mereka.

http://www.blackits.net/id/sports/tips-about-golf-equipment.html

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Teknik Bermain Golf

Berikut ini ada sedikit tips supaya ‘pinter’ main golf.

1. Terlahir sebagai anak caddie,
Terlahir sebagai anak caddie, tinggal dekat lapangan golf mungkin tips terbaik untuk menjadi pemain golf yang handal. Tiger Woods adalah contoh terbaik untuk tips ini. Lahir dari pasangan Afro-Amerika-Thailand, Tiger sejak kecil sudah dilatih golf oleh sang ayah.

2. Belajar swing pertama umur 5 tahun,
Driving range umumnya diisi orang yang ‘tua’ dan anak-anak kecil. Anak-anak kecil ini kelak akan menjadi pemain golf yang handal. Panjang lingkar perut anda menentukan kualitas swing yang dihasilkan. Seperti dalam terminologi olahraga manapun: ‘lebih cepat dilakukan lebih baik’. Tidak ikut golf course juga tak masalah.

3. Punya tetangga penggemar golf,
Tetangga, memungkinkan anda berangkat ketempat golf bersama-sama (baca: nebeng). Tetangga, paling tidak meyakinkan istri anda bahwa anda berangkat bersama si tetangga memang untuk bermain golf. Bukan ketempat-tempat yang aneh-aneh.

4. Punya teman kantor penggila golf,
Golf itu olahraga pagi, tee off untuk turnamen dilakukan jam 5.30. Driving paling menyenangkan juga dilakukan pagi hari. Dengan punya teman kantor penggila golf, paling tidak jadwal untuk bermain golf sudah disesuaikan dengan jam kantor. Iya kan, kecuali kita eksekutif tingkat tinggi yang fleksibel waktunya.

5. Punya sahabat pencinta golf,
Swing pertama anda mungkin sangat memalukan, mungkin butuh berkali-kali latihan untuk melihat bola hanya meluncur 10 m, sementara anak kecil disamping anda sudah melambungkan bola golf entah kemana. Sahabat baik memungkinkan anda mencintai golf lebih cepat.

6. Punya (life) consultant juga pengagum golf,
Golf is a game of controlled emotion, golf is a game of confidence, golf is about integrity, about honour. Dan segala jargon-jargon populer lain tentang golf. Pelajaran-pelajaran awal tentang golf adalah pelajaran tentang prinsip-prinsip kehidupan. Golf paling tidak mengajarkan kita untuk percaya diri dan menghargai orang lain. Dalam banyak hal, nilai-nilai dalam golf bisa membantu kita menjalani hidup lebih baik. Atau sebaliknya, dengan hidup yang lebih baik kita bisa memainkan golf dengan lebih cantik.

7. Punya pacar/istri yang mengerti bahwa pacar/suaminya mulai mencintai golf.
Golf is very time consuming, paling tidak kalau harus mengikuti turnamen. Tapi, pun hanya meluangkan waktu sabtu/minggu untuk sekedar driving. Buat beberapa orang, melihat suaminya pergi ‘bersenang-senang’ bisa jadi membuat suasana jadi kesal. Dukungan istri, sudah dipastikan membuat pikiran anda lebih tenang dan swing pun menjadi lebih baik.

8. Punya anggaran khusus perbulannya untuk main golf.
Peralatan golf dan green fee butuh biaya yang tidak sedikit, kecuali kalau dibayarin. Belajar golf dari kecil juga costly karena begitu tubuh meninggi/membesar, mesti ganti stick. Sebenarnya bisa belajar otodidak tanpa harus ikut golf course Meskipun demikian, untuk tahap awal belajar golf memang tidak perlu bergantung pada brand. Pakai yang murah juga bisa karena tahap awal kita belajar how to right swing. Sekarang, dengan semakin banyak dibangunnya lapangan golf maka akan semakin murah green fee-nya. Bila Anda tidak punya anggaran khusus, pintar-pintarlah berteman supaya Anda bisa diajak main gratis.

9. Mencari lapangan golf yang baik.
Di antara banyak alasan kenapa permainan jelek atau tidak berkembang adalah kondisi lapangan golf yang murah. Mulai dari kualitas rumput fairway-nya yang jelek lah –tidak terlihat perbedaan antara rumput di fairway dan di rough; kualitas green-nya yang jelek-lah. Berbeda kondisinya main golf di lapangan yang tarifnya mahal. Rumputnya lebih bagus, green-nya juga oke. Pendek kata, rasanya plong sekali pas memukul bolanya. Misalnya saja hotel golf.

http://maulanusantara.wordpress.com

 

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Cara Murah Bermain Golf

Persepsi luas yang melihat golf sebagai sebuah olahraga mahal hingga sekarang masih melekat kuat di sebagian masyarakat. Persepsi ini bisa dimengerti. Karena selama ini para pegolf yang datang ke padang-padang golf, selalu mengendarai kendaraan pribadi. Dan di Indonesia, setiap orang yang memiliki kendaraan pribadi, masih dianggap sebagai anggota kelompok masyarakat berpunya, berstatus sosial yang lebih tinggi atau masuk kategori kelas menengah. Belum lagi, kalau melihat ada pegolf yang datang ke padang golf memang sengaja ”pamer”, mulai dari pamer kendaraan, pamer pakaian, sampai dengan pamer asesoris. Maka bagi orang yang tidak mengerti esensi secara benar tentang golf, makin lengkap dan bertambah kuatlah kesan tersebut bahwa golf memang sebuah kegiatan yang mahal!

Keberadaan golf di Indonesia memang belum lagi seperti di negara-negara seperti Inggeris, Amerika atau Australia. Di mana yang dijadikan ukuran untuk menilai seorang pegolf adalah melalui penampilan luarnya. Yakni dari kendararaan yang digunakannya ke padang golf, merek stik dan tas golf yang dikeluarkan dari bagasi kendaraan, serta pakaian yang dikenakan hingga asesoris yang sebetulnya tidak terlalu diperlukan. Dan ironisnya, berhubung belum ada pegolf senior yang bersedia (berani) memberikan sosialisasi tentang hal ini, maka persepsi keliru ini, makin dianggap sebagai sesuatu yang benar. Padahal untuk menilai apakah seseorang itu betul-betul seorang pegolf, semestinya harus dilihat dari kemampuannya bermain atau pada angka berapa handicap-nya bertengger. Juga ketika ia bermain di lapangan, sejauh mana ia mempraktekkan tata cara yang sesuai dengan aturan. Termasuk etika.  Di tiga negara yang disebutkan di atas, di mana golf sudah merupakan olahraga masyarakat luas, tidak semua pegolf yang ingin main golf lantas selalu datang ke padang golf dengan mengendarai kendaraan pribadi. Mereka datang ke padang golf cukup mengendarai kendaraan umum : taksi, bis bahkan kereta api. Ketika melakukan tee off, mereka tidak dilayani oleh caddy. Semuanya dilakukan sendiri, secara mandiri. Soalnya golf sudah begitu merakyat.

Di daerah Queensland, Australia, misalnya, kawasan pantai yang paling banyak disinari matahari sepanjang tahun dan juga terkenal sebagai kawasan wisata yang memiliki banyak padang golf, bukan hanya mereka yang ”berkerah putih” atau ”white collar” yang sering kelihatan bermain golf. Tapi juga termasuk para sopir taksi , pengemudi bis, ataupun buruh bangunan. Sopir-sopir taksi di Queesland, rata-rata menyimpan atau membawa beberapa perangkat golf di kendaraannya. Seperti sebuah ”driver”, kayu nomor lima, besi nomor lima, tujuh, pitching, sand wedge dan putter. Oleh karena itu bila anda berada di Queensland, jangan kaget jika anda berjumpa dengan sopir taksi, yang mempunyai handicap ”single”. Sopir taksi seperti itu, bisa mempunyai handicap ”single”, karena ia memainkan golf sebagai salah satu kegiatan hidupnya. Manakala sepi penumpang dan kebetulan berada di sekitar padang golf umum, sopir tersebut langsung saja memarkir kendaraannya di club house, lalu membayar green fee dan bermain 9 hole atau lebih. Karena kegiatan ini menjadi rutin, maka jadilah ia seorang sopir sekaligus pegolf.

Masih di negara seperti Australia, seorang sopir taksi yang menjemput tamu asing di bandara atau hotel, tiba-tiba saja menjadi ramah dan bersahabat, ketika ia ikut menggotong tas yang berisikan stik golf ke dalam bagasi. Keramahan itu ia perlihatkan melalui sapaan kata-kata simpatik seperti : ”Berapa handicap tuan?” atau ”….wah ini hari yang baik untuk golfing”. Kemudian sebelum berpisah, ia masih memberi informasi di mana lapangan golf yang bagus dan menutupnya dengan: ”semoga tuan main bagus”. Situasi mana tidak akan pernah atau jarang sekali kita temui di Indonesia. Seorang sopir taxi (di Indonesia) yang mengangkut penumpang dengan bagasi stik golf, boleh jadi akan berfikir lain. Dalam beberapa hal, memang ada benarnya golf sebagai sebuah kegiatan olahraga yang mahal. Betapa tidak, ketika seseorang memutuskan untuk menjadi pegolf, maka biasanya yang dia lakukan pergi ke toko golf. Celakanya lagi, kalau ia pergi sendirian dan tanpa minta saran dari rekan yang sudah menekuni golf. Maka ketika tiba di toko golf yang dia tanyakan adalah mana stik golf yang paling baru. Atau mana yang paling mahal. Mana yang dipakai oleh para juara. Si penjual pun pasti sudah tahu, bahwa calon pembeli tersebut, seorang pegolf yang belum bisa main golf. Bila kebetulan di toko tersebut ada stik seperti yang ditanyakan, maka jadilah si pegolf (baru) ini sebagai penyebar persepsi yang keliru tentang cara bermain golf (yang murah). Bisa dibayangkan, kalau seseorang yang duitnya tidak punya seri dan sangat menjaga penampilan dan gengsi pribadi, lalu ditawari sebuah stik – katakanlah – merek ”Honma” (Jepang), bintang lima. Ditambah dengan bumbu-bumbu si penjual, maka stik golf berharga di atas Rp. 100,- juta itu, serta merta langsung dibeli.

Padahal permainan golf tidak ditentukan oleh mahal tidaknya sebuah stik. Stik yang baru juga bukan jaminan. Stik golf yang murah dan bekas, tidak serta merta tak akan cocok bagi pemula atau pun para pegolf handal ber-handicap ”single”. Di Jakarta atau Indonesia pun sebetulnya banyak stik murah, bekas yang masih sangat layak untuk digunakan oleh pegolf.

Di toko-toko golf yang khusus menjual stik-stik bekas, sebuah perangkat golf lengkap bahkan ada yang bisa dibeli dengan harga di bawah Rp. 1,- juta. Coba bandingkan perlengkapan ini dengan yang diperlukan oleh seorang pamin bulutangkis atau tennis.

Bola golf memang relatif mahal. Tapi untuk pemula, menggunakan bola-bola bekas pun sangat dianjurkan. Bola bekas yang berharga Rp3.000-an banyak dijual di setiap hole oleh para ”retailer” bola bekas. Di sini jelas bedanya antara bola golf dan bola tennis atau bulutangkis. Bola golf bisa dipakai sampai bulanan atau tahunan, sepanjang bola tersebut tidak hilang atau masuk kolam air atau hutan berular.
Dan masih banyak lagi cara lain yang bisa dilakukan, sehingga siapapun bisa memainkan golf dengan cara (harga) murah. Kuncinya tergantung pada anda sendiri. Sama halnya dengan permainanan golf sendiri. Skor yang bisa kita cetak, bukan tergantung pada orang lain, lawan main, melainkan pada diri kita sendiri.

http://ketapel.wordpress.com/2007/03/29/cara-murah-bermain-golf/

 

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Pegolf Legendaris

Dibawah ini akan di cantumkan tentang sekilas Pegolf Legendaris :

Tiger Woods

Tiger Woods

Tiger Woods (lahir terlahir dengan nama Eldrick Tont Woods 30 Desember 1975; umur 35 tahun). Ia lahir sebagai keturunan Afro-Amerika-Thailand.

Dia menjuarai Turnamen Masters tahun 1997 pada usia 21 tahun dan 3 bulan, menjadi juara termuda dalam sejarah. Dia juga memenangi empat gelar Major berturut-turut dimulai dari US Open 2000 hingga Masters 2001; peristiwa ini disebut “Tiger Slam”, karena bukan diperoleh “dalam satu musim”.

Namanya (Tiger) berasal dari nama panggilan sahabat ayahnya, seorang Vietnam bernama Nguyen Phong. Sang ayah, Earl Woods adalah seorang prajurit pada Perang Vietnam: anggota Beret Hijau. Ibunya, Kultida, berasal dari Thailand. Pada Oktober 2004, ia menikah dengan model asal Swedia, Elin Nordegren. Pada 18 Juni 2007, istrinya melahirkan anak perempuan di sebuah rumah sakit di Los Angeles, California, Amerika Serikat tengah malam. Anak perempuan pertamanya diberi nama Sam Alexis Woods. Kelahiran bayi itu hanya berselang setahun setelah ayahnya meninggal dunia.

Jack Nicklaus

Jack William Nicklaus (lahir di Columbus, Ohio, AS, 21 Januari 1940; umur 71 tahun) adalah salah satu pemain golf paling terkenal di dunia. Ia memegang rekor 18 kali juara PGA Tour dalam kariernya selama 25 tahun, dari 1962 sampai 1986. Kemudian, dalam Champions Tour, ia memenangkan 8 kejuaraan antara 1990 dan 1996. Nicklaus juga telah merancang lapangan golf, mengajar golf, menulis buku golf, dan mengadakan turnamen golf sendiri, Memorial Tournament.

Nicklaus dilahirkan di Columbus, Ohio dan dibesarkan di Upper Arlington. Ia bersekolah di Upper Arlington High School dan mulai belajar golf pada usia 10. Ia memenangkan gelar juara Ohio State Junior 5 kali berturut-turut sejak usia 12, kemudian memenangkan Ohio State Open pada 1956 dalam usia 16. Ketika bersekolah di Ohio State University, ia memenangkan gelar juara U.S. Amateur 2 kali (1959, 1961), dan NCAA Championship satu kali (1961). Nicklaus mulai bermain golf profesional pada 1962. Gelar juara pertamanya diraih pada tahun yang sama, mengalahkan Arnold Palmer pada 1962 AS Terbuka. Sampai sekarang, ia masih memegang rekor juara AS Terbuka termuda.

Arnold Palmer

Dale Irwin

Tom Watson

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Golf#Pegolf_legendaris

 

 

 

 

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Jenis Pemain dalam Golf

Ada dua jenis pemain dalam olahraga golf, yaitu “Amatir” (AM) dan Profesional (PRO).

Pegolf Amatir

Pegolf amatir adalah pegolf yang bermain golf untuk kesenangan pribadi, dan berdasarkan kecintaan terhadap olahraga golf. Pegolf amatir tidak menerima/tidak diperbolehkan menerima hadiah uang dalam bermain golf. Bila terjadi pelanggaran, maka ‘status amatir’ pegolf ini akan hilang, dan tidak bisa disebut pegolf amatir lagi. Status amatir adalah syarat untuk bermain dalam turnamen amatir. Kehilangan status amatir akan mengakibatkan seorang pegolf tidak bisa bermain dalam turnamen amatir.

Pegolf Profesional

Pegolf profesional adalah pegolf yang menjadikan bermain golf sebagai pekerjaan. Pegolf profesional diperbolehkan menerima hadiah uang dalam sebuah turnamen profesional. Untuk menjadi pegolf profesional, seorang pegolf perlu mengikuti semacam kualifikasi. Setelah lulus kualifikasi inilah seorang pegolf dapat menyandang predikat pegolf profesional dan berhak memegang kartu tanda pegolf profesional.

http://id.wikipedia.org/wiki/Golf#Amatir_dan_Profesional

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Peralatan Golf

Bola golf

Stik golf

Ada tiga tipe stik golf (club) yaitu: wood, iron, dan putter. Wedge adalah iron yang digunakan untuk memukul pada jarak yang pendek. Wood digunakan untuk memukul jarak yang sangat jauh. Sedangkan iron pada jarak menengah. Putter hampir selalu digunakan untuk melakukan pukulan di atas green.

Bola golf

Diameter bola golf minimum adalah 42,67 mm dan harus bermassa lebih dari 45,93 gram. Ada 3 jenis bola golf.

Shaft

Shaft (tangkai) digunakan di antara grip dan kepala club.

Peralatan lain

Pegolf memakai sepatu khusus untuk golf dan mengenakan sarung tangan pada tangan sebelah kiri. Ada pula tee (pasak) yang digunakan untuk melakukan tee shot di atas teeing ground.

Tee digunakan untuk melakukan tee shot di atas teeing ground.

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Golf#Peralatan

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Tipe pukulan dalam golf

  • Tee shot
adalah pukulan pertama dari teeing ground. Tee shot biasanya dilakukan dengan menggunakan driver (misalnya 1-wood) untuk hole yang panjang atau iron pada hole yang lebih pendek.
  • Fairway shot
Stik golf jenis iron atau wedge biasa digunakan untuk melakukan pukulan ini.
  • Bunker shot
Pukulan ini dilakukan jika bola mendarat di atas bunker. Pukulan ini biasanya menggunakan sand wedge.
  • Punch atau knockdown
adalah pukulan rendah yang dilakukan untuk menghindari cabang pohon atau angin yang kuat di atas.
  • Putting
adalah pukulan yang dilakukan di atas green dan menggunakan putter dan bagi sebagian besar pegolf merupakan pukulan tersulit.
  • Approach shot
adalah pukulan yang dilakukan untuk mendekatkan bola ke green. Pukulan ini biasanya dilakukan pada jarak yang sedang atau dekat. Tipe approach shot terdiri dari 3 jenis:
  • Pitch
adalah approach shot yang menerbangkan bola ke atas green atau dekat green. Pitch shot biasa dilakukan dengan menggunakan iron 6 hingga lob wedge.
  • Flop
adalah approach shot yang lebih tinggi lagi dan langsung berhenti sesaat setelah menghantam tanah. Pukulan ini dilakukan ketika pemain harus menghadapi rintangan untuk mencapai green. Flop biasa dilakukan dengan menggunakan stik golf sand wedge atau lob wedge.
  • Chip
adalah approach shot yang rendah ketika bola terbang rendah dan kemudian bergulir mengarah ke green.

http://id.wikipedia.org/wiki/Golf#Tipe_pukulan_dalam_golf

 

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Bermain Golf

Satu ronde biasanya terdiri atas 18 lubang. Dalam golf ada dua jenis permainan: stroke play dan match play. Pukulan pertama dipukul dari teeing ground kecuali pada permainan yang disebut foursomes (dua tim yang terdiri dari dua orang berkompetisi). Anggota dari setiap tim memukul bergantian dengan menggunakan satu bola.

Pukulan-pukulan selanjutnya dipukul dari posisi bola terakhir mendarat. Pukulan pertama dari teeing ground disebut tee shot. Pukulan untuk mencapai green disebut approach. Selanjutnya pukulan di green untuk menggulirkan bola ke lubang disebut putting. Bila pemain berhasil memasukkan bola ke lubang tidak dari green, maka pukulan itu disebut chip-in.

Dalam golf yang diincar adalah jumlah pukulan sesedikit mungkin. Pemain harus memasukkan bola ke lubang dengan jumlah pukulan yang sedikit. Makin sedikit makin baik.

Pemain biasanya berjalan di lapangan untuk memukul bola selanjutnya, sendirian ataupun dalam suatu grup yang terdiri dari dua, tiga, atau empat orang. Pemain juga biasanya didampingi seorang caddy (caddie). Caddy bertugas membawa peralatan pemain dan membantu pemain menyelesaikan suatu hole dengan memberi saran.

[sunting] Skor

Skor dalam golf berbeda dengan skor dalam permainan lain. Pemain menang bila mendapat skor yang sedikit (bahkan hingga minus). Berbeda dalam sepak bola atau bola basket yang menentukan grup dengan skor terbanyak sebagai pemenang. Tabel skor golf:

Istilah papan skor Spesifikasi istilah Definisi
-3 double-eagle (albatross) tiga pukulan di bawah par
-2 eagle dua pukulan di bawah par
-1 birdie satu pukulan di bawah par
0 par jumlah pukulan sama dengan par
+1 bogey satu pukulan di atas par
+2 double bogey dua pukulan di atas par
+3 triple bogey tiga pukulan di atas par

Selain istilah-istilah di atas, ada juga yang dinamakan hole in one yaitu memasukkan bola dari teeing ground ke lubang dalam satu kali pukulan. Biasanya hole in one hanya terjadi pada hole ber-par 3.

http://id.wikipedia.org/wiki/Golf#Bermain_golf

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Anatomi padang golf

Olahraga golf dimainkan di suatu lahan yang dirancang secara khusus. Lahan ini biasa disebut lapangan golf atau padang golf (golf course). Suatu padang golf memiliki sejumlah lubang (hole) yang umumnya terdiri dari 9 lubang atau 18 lubang.

Pukulan pertama dimulai dari teeing ground. Pukulan pertama ini dinamakan teeing shot. Rumput di teeing ground dirawat dengan baik. Setelah pukulan pertama, pemain memukul bola lagi dari posisi bola terakhir setelah pukulan pertama. Bola itu bisa mendarat di fairway ataupun di rough. Rumput di fairway dipotong pendek sehingga bola mudah untuk dipukul. Sedangkan di rough, rumputnya lebih panjang daripada di fairway sehingga bola sulit untuk dipukul. Pemain terus memukul hingga bola masuk ke lubang (hole atau cup). Setiap hole hanya memiliki satu lubang.

Setiap hole biasanya memiliki rintangan atau hazards. Rintangan terdiri atas dua macam yaitu; rintangan air seperti sungai atau danau, dan bungker (bunker) berupa cekungan berisi pasir.

Green mengacu pada area putting. Di green, pemain hanya diperbolehkan memakai stik golf yang disebut putter. Rumput di green dipotong sangat pendek sehingga bola bisa bergulir dengan mudah. Lubang harus berdiameter 108 mm (4.25 inci), selalu berada di rumput dan memiliki kedalaman sedikitnya 100 mm (3.94 inci). Cup biasanya selalu ditandai dengan sebuah bendera sehingga pemain bisa melihatnya dari kejauhan.

Suatu course memiliki batas yang ditandai dengan pasak-pasak. Di luar tanda itu, dinamakan zona out of bounds atau singkatnya OB. Bila bola pemain mendarat di zona OB maka pemain akan menerima penalti 1 pukulan dan mengulang pukulan dari tempat sebelumnya.

Pada kebanyakan lapangan golf, ada beberapa fasilitas tambahan yang bukan merupakan bagian course itu sendiri. Seperti practice range yang disertai practice green, bunker, dan driving area tempat melatih pukulan jarak jauh. Selain itu disediakan pula arena berlatih (practice course) yang biasanya lebih mudah dan lebih pendek daripada lapangan golf biasa.

[sunting] Par

Hole diklasifikasikan berdasarkan par. Par adalah jumlah pukulan yang diharapkan dapat dipenuhi pegolf yang bermain ‘aman’, di setiap hole.

Sebagai contoh, pada hole par 4, seorang pemain golf yang memiliki kemampuan diharapkan untuk mencapai green dalam dua pukulan (satu kali teeing shot, atau pukulan pertama, dan satu pukulan mendekati hole ‘approaching shot’), dan melakukan dua kali putting untuk memasukkan bola ke lubang.

Dalam golf suatu hole bisa digolongkan ke dalam par 3, par 4, atau par 5.

Par suatu hole biasanya ditentukan berdasarkan jarak dari teeing ground ke green. Jarak teeing ground ke green pada suatu hole ber-par 3 adalah antara 100 sampai 250 yard (91-244 meter). Hole ber-par 4 adalah 251-475 yard (225-434 meter), sementara hole ber-par 5 lebih dari 476 yard (435 meter) walaupun ada juga hole par 5 yang sejauh 600 yard (548 meter).

Pada sebagian besar padang golf 18 lubang, total pukulan adalah 72 kali yang terdiri dari 4 lubang ber-par 3, 10 lubang ber-par 4, dan 4 lubang ber-par 5.

Par sebuah hole dapat dinaikkan dan bisa pula diturunkan. Bila sebuah lapangan golf digunakan untuk turnamen tingkat internasional, hole par 5 yang dinilai terlalu pendek untuk ukuran rata-rata kemampuan pegolf kaliber internasional, maka kebanyakan hole par 5 yang pendek akan diturunkan par-nya menjadi hole par 4. Dalam kondisi seperti ini, adalah lumrah untuk kemudian bila kita menemukan lapangan golf yang 70 par atau 71 par saja (bukannya 72 par lagi).

http://id.wikipedia.org/wiki/Golf#Anatomi_padang_golf

Posted by: bidanggolf | March 22, 2011

Sejarah dan Asal-Usul Olahraga Golf

“Jika kau menonton sebuah pertandingan, itu artinya bersenang-senang. Jika kau memainkannya, itu artinya rekreasi. Jika kau bekerja dengannya, itu artinya GOLF” (Bob Hope — 1903-2003)
Berikut adalah sejarah perkembangan serta asal-usul olahraga golf hingga menjai seperti yang kita kenal sekarang. Ulasan ini saya kutip dari buku Trevor Homer, 2007. Let’s check this out…

 

Ada pendapat yang mengatakan bahwa golf ditemukan pertama kali di Skotlandia, tetapi pendapat ini belum pasti–asal usul olahraga ini masih diselubungi ketidakjelasan. Tentu saja lapangan-lapangan golf tertuadan klub-klub golf tertua di dunia berada di Skotlandia, dan di seluruh dunia, kecuali di Amerika Serikat dan Mexico, permainan ini dikontrol dari St. Andrews di Skotlandia. The Royal and Ancient Golf Club of St. Andrews, yang tetap menjadi sebuah klub anggota privat, mengendalikan aturan permainan, menyetujui perubahan peralatan, dan mengelola Kejuaraan Terbuka dan Kejuaraan Amatir.

Dalam sejarahnya, Golf dikhususkan untuk pria. Oleh karena itu muncul mitos bahwa nama golf berasal dari singkatan “Gentlement Only Ladies Forbidden.”

Ada banyak pendapat lain yang menyatakan asal muasal golf tersebut, yaitu:

Paganica adalah sebuah permainan yang dimainkan oleh bangsa Romawi Kuno, yaitu memukulkan sebuah bola kayu atau kulit ke dalam sebuah lubang dengan sebuah tongkat melengkung. Kedengarannya memang mirip golf, dan Paganica barangkali klaim paling kuat untuk menjadi cikal bakal permainan golf yang ada sekarang ini. Konon, bangsa Romawi membawa paganica ke negara-negara yang mereka taklukkan di sepanjang Eropa pada abad pertama. Seperti halnya cricket yang menyebar di seluruh Kerajaan Inggris ratusan tahun kemudian.

Kolven atau kolf diketahui telah dimainkan di Kerajaan Belanda pada tahun 1297, sebelum golf dicatatkan sebagai sebuah olahraga. Dalam kolven, tongkat melengkung digunakan untuk memukul bola ke dalam sebuah lubang di danau yang membeku. Ada banyak lukisan mengenai orang-orang yang memainkan permainan tersebut, dan hal itu disebutkan dalam beberapa dokumen pada masa itu, tapi tidak ada catatan mengenai peraturannya.

Chole juga dinyatakan sebagai bentuk asli permainan golf. Permainan ini dimainkan di bagian utara Prancis dan Belgia pada abad ketiga belas, dan kelihatannya muncul dalam berbagai versi yang berbeda. Inti dari chole adalah menahan tim yang berlawanan memukul bola yang sama, tetapi dalam arah yang berbeda. Setiap tim bisa memukul bola sebanyak tiga kali dalam upaya mencetak angka, dan tim yang berlawanan bisa melemparkan bola ke arah manapun yang mereka pilih. Oleh karena itu, hubungan chole sepertinya lebih dekat ke permainan hoki yang ada sekarang.

Profesor Ling Hongling, seorang akademisi China dari Universitas Lanzhou, menyatakan bahwa golf ditemukan di China dan dimainkan pada tahun 9445 SM. Dasar pernyataannya adalah sebuah referensi literatur yang ditemukannya dalam sebuah karya yang berjudul Dongxuan Record. Dalam referensi tersebut disebutkan tentang sebuah kegiatan pengisi waktu yang disebut chuiwan-chui (pukul bola). Dalam permainan itu, para pemainnya meukul sebuah bola dengan tongkat “yang sengaja dipahat.”
Catatan paling awal mengenai golf Skotlandia adalah dari tahun 1457, dengan pengumumna oleh Raja James II dari Skotlandia (1430-1460) bahwa golf harus dilarang. Olahraga tersebut, katanya semestinya “tidak usah dipedulikan” karena mengganggu latihan memanah pasukannya.

 
The Royal Ancient Golf of St. Andrews
Klub golf pertama adalah The Royal Ancient Golf of St. Andrews (dikenal sebagai R&A). Dibentuk pada tahun 1754 oleh “Dua Puluh Dua Pria Terhormat.” Awalnya klub tersebut dikenal sebagai The Society of St. Andrews Golfers dan ditambahai Royal pada tahun 1934, sehingga menjadi klub kedua yang sangat dihormati (yang pertama Perth). Dari sepuluh klub tertua, R&A adalah satu-satunya yang masih memainkan golf di lapangan aslinya, The Old Course. The Old Course bukanlah milik R&A, tetapi klub itu memiliki hak bermain khusus yang diberikan kepadanya oleh pemilik lapangan golf tersebut, yaitu St. Andrews Link Trust.
Kata Links atau lapangan golf hanya diberikan pada lapangan-lapangan yang terletak di tepi laut, karena dibangun di atas daratan yang menghubungkan (link) laut dengan daratan. Dengan kesepakatan bersama, kata links tidak pernah digunakan untuk lapangan golf yang ada di pedalaman.
The Royal Burgess Golfing Society of Edinburgh dibentuk pada tahun 1735 (kata Royal diberikan pada tahun 1929 oleh Raja George V), membuat posisinya semakin kukuh sebagai klub golf tertua yang masih ada. Klub itu bermain di Bruntsfield Links di Edinburgh.

Royal Blackheath Golf Club


 



Klub golf pertama di Inggris adalah Royal Blackheath Golf Club, dan klaimnya sebagai klub golf tertua di dunia dianggap lemah. Klub tersebut menyatakan dibentuk pada tahun 1745, dan berbagai catatan menunjukkan bahwa golf sudah dimainkan secara teratur di padang rumputnya sejak tahun 1608, meskipun kegiatan ini tidak dinyatakan sebagai sebuah acara klub. Royal Blackheath sendiri sebenarnya dibentuk pada tahun 1766, menjadikannya klub tertua yang ada di Inggris.
James I (James VI dari Skotlandia) (1566-1625) membawa klubnya ke London pada tahun 1603 ketika dia diangkat sebagai Raja Inggris, dan dia dikenal telah memainkan golf di padang rumput liar.

Lapangan golf pertama di Amerika Serikat dibangun di White Sulphur Springs, West Virginia. Oakhust Links dibuka pada tahun 1884 oleh sekelompok pemain Amerika, Skotlandia dan Inggris, dan Oakhust Challenge Medal milik mereka diakui sebagai hadiah golf pertama di Amerika Serikat. Oakhust masih digunakan dan tetap mempertahankan tradisinya dengan hanya mengizinkan pemakain tongkat kayu hickory dan bola asli guttie (guttha-percha). Tee atau tempat pertama kali pemukulan bola golf harus dilakukan di atas pasir, bukan di atas penopang bola dari kayu atau plastik, dan area fairways (area rumput setelah tee) dibiarkan pendek agar kambing bisa berkeliaran dengan bebas.

Lapangan golf untuk umum pertama di Amerika Serikat adalah Van Cortlandt Golf Course dibuka di New York City pada tahun 1895. Lapangan itu masih digunakan hingga hari ini, sebagai bagian dari Taman Van Cortlandt di Bronx.

Kejuaran golf besar pertama adalah kejuaraan Inggris Terbuka (British Open Championship). Kejuaraan ini pertama kali dimainkan pada tahun 1860 di Prestwick, dan merupakan kejuaraan golf besar tertua dan hanya dikenal sebagai “The Open.”

Pemenang pertama British Open adalah Willie Park Sr. (1834-1903) dari Musselburgh di East Lothian, Skotlandia. Kejuaraan tersebut dimainkan selama tiga putaran dengan masing-masing dua belas lubang dan skor total park adalah 174.

Turnamen golf pertama yang ditayangkan televisi adalah Kejuaraan Amerika Serikat Terbuka (U.S Open Championship) tahun 1947, yang disiarkan secara lokal di St. Louis, Missouri. Pemenangnya adalah Lew Worsham (1917-1990). Turnamen golf pertama yang disiarkan secara nasional di televisi adalah Kejuaraan Dunia Tam O’Shanter pada tahun 1953. Pemenangnya adalah lagi-lagi Lew Worsham, yang m emasukkan bola dari jarak 120 yard dengan pitching wedge (sejenis tongkot golf yang memiliki sudut pukulan antara 44 dan 50 derajat) pada lubang terakhir, dan menang dengan satu pukulan saja.

http://www.beritaunik.net/olahraga/sejarah-dan-asal-usul-olahraga-golf.html

 

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.